Membuat Anda bangga! 4 Film Indonesia Versi Remake Buatan Luar Negeri

film-luar-negeri

Kalau bicara film Indonesia, pasti banyak judul film keren dari sineas lokal yang bikin impact.

Meskipun Indonesia masih merupakan negara berkembang, Indonesia adalah nama yang patut diperhitungkan dalam industri perfilman.

Pasalnya, banyak sekali film Indonesia yang beredar di dunia. Mulai dari pemutaran film di luar negeri hingga penghargaan di festival film internasional.

Tak hanya ditayangkan di luar negeri dan dianugerahi penghargaan film bergengsi, beberapa film Indonesia bahkan kembali difilmkan oleh rumah produksi asing.

Sejauh ini sudah ada 4 film yang menjadi perbincangan rumah produksi luar negeri untuk di remake. Bahkan, sudah ada 1 versi remake yang sudah tayang di luar negeri.

Pasti kalian penasaran dengan film-film luar biasa ini kan? Jangan khawatir, Jaka akan bercerita tentang keempat film tersebut. Mendengarkan!

1. Hamba Setan (2017)

Pernahkah Anda merasa takut dan terlalu paranoid setelah menonton film horor? Perasaan itu dirasakan Jaka setelah melihat film Joko Anwar yang satu itu.

Servant of Satan adalah film horor Indonesia yang sukses menggemparkan bioskop Tanah Air. Meski merupakan remake, film ini sukses menghadirkan horor baru.

Ayu Laksmi yang berperan sebagai ibu yang misterius dan menyeramkan mampu membuat bulu kuduk penonton berdiri. Belum lagi background dan musik yang berhasil menambah kengerian film ini.

Hamba Setan bercerita tentang sebuah keluarga yang ditimpa makhluk jahat tak lama setelah ibu mereka meninggal karena sakit.

Teror selalu melingkupi keluarga, bahkan mereka yang berusaha membantu keluarga mengalami kejadian naas.

Kepopuleran Servant of Satan di Indonesia dan negara tetangga kemudian membuat film ini tercium dari rumah produksi di Hollywood, Amerika Serikat.

Rapi Films, sebagai pemegang lisensi film tersebut, dilaporkan telah berbicara dengan CJ Entertainment, distributor yang memasarkan film tersebut di luar negeri.

Diduga ada rumah produksi asing yang tertarik untuk me-remake film yang satu ini. Nah, kita tunggu saja, geng.

2. Laskar Pelangi (2008)

Laskar Pelangi yang tayang di bioskop pada tahun 2008, merupakan salah satu film masa kecil favorit Jaka. Film ini merupakan adaptasi dari novel dengan judul yang sama karya Andrea Hirata.

Film Riri Riza ini diangkat dari masa kecil Andrea Hirata dan teman-temannya saat mereka tinggal di Belitung.

Bercerita tentang kisah hidup anak sekolah yang hidup dalam kemiskinan dan memperjuangkan impian dan cita-citanya. Sangat menginspirasi geng!

Dengan 4,6 juta penonton, Laskar Pelangi menjadi penonton tertinggi keempat di Indonesia.

Kesuksesan film ini di tanah air membuat rumah produksi Hollywood membuat versi remake dari drama ini.

3. Pernikahan (2007)

Mengikuti tren pada masanya, film Get Married berhasil berkembang menjadi salah satu film komedi romantis terpopuler di Indonesia.

Film bersama Nirina Zubir, Aming dan Ringgo Agus Rahman ini menyuguhkan kisah cinta berbalut komedi segar.

Get Married telah meraih kesuksesan tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di negara tetangga khususnya di Asia Tenggara.

Bahkan, film ini dibuat ulang oleh rumah produksi Vietnam bernama Our Wedding Day. Pokoknya bangga banget geng!

4. Serangan (2011)

Rasanya tidak tepat untuk tidak menyebut judul The Raid jika berbicara tentang film action terbaik Indonesia.

Film yang ditulis dan disutradarai oleh Gareth Evans ini menyuguhkan adegan pertempuran yang mendebarkan dan berdarah.

Film ini menonjolkan unsur pencak silat yang kuat dan sangat dihargai oleh semua penonton. The Raid tidak hanya ramai diperbincangkan di Indonesia, tapi juga di luar negeri.

Penampilan akting Iko Uwais dan kawan-kawan dalam film The Raid disambut baik oleh pecinta film action di seluruh dunia. Gareth Evans berhasil mengemas film tersebut dengan mengundang berbagai pengakuan dari para pecinta film.

The Raid juga telah ditampilkan di beberapa festival film internasional. Pemutaran film ini kemudian menarik perhatian Hollywood.

Screen Gems, anak perusahaan dari perusahaan film Sony Pictures, tertarik untuk membuat ulang The Raid dari awal.

Bahkan, Screen Gems The Raid mengundang pemain seperti Iko Uwais dan Yayan Ruhiyan untuk melatih pemain baru mereka dalam adegan pertempuran.

Sumber :