Mukjizat Alquran tentang Kemenangan Bizantium

Mukjizat Alquran tentang Kemenangan Bizantium

Mukjizat Alquran tentang Kemenangan Bizantium

Multi-part.co.id – Pada abad ke-7 M, Kekaisaran Bizantium Kristen mengalami kekalahan dari bangsa Persia. Akibatnya, Bizantium pun kehilangan Yerusalem. Tak ada yang percaya bahwa Bizantium akan bangkit dari kekalahannya.

Namun, pada tahun 620 Masehi,

hampir tujuh tahun dari kekalahan Bizantium itu, turun wahyu kepada Nabi Muhammad SAW yang mengabarkan bahwa Bizantium akan kembali meraih kemanangan. Firman Allah itu tercantum dalam surah Ar-Ruum [30] ayat 1-4:

“Alif, Lam, Mim. Telah dikalahkan bangsa Romawi, di negeri yang terdekat dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang, dalam beberapa tahun (lagi). Bagi Allah-lah urusan sebelum dan sesudah (mereka menang).” (Alquran, 30:1-4)

Pada zaman itu, kaum kafir menertawakan firman Allah itu

karena bagi mereka, sangat mustahil Bizantium dalam waktu dekat akan bangkit menang. Betapa tidak. Bizantium waktu itu telah menderita kekalahan sedemikian hebat hingga nampaknya mustahil baginya untuk mempertahankan keberadaannya sekalipun, apalagi merebut kemenangan kembali.

Tidak hanya bangsa Persia, tapi juga bangsa Avar, Slavia, dan Lombard

menjadi ancaman serius bagi Kekaisaran Bizantium. Bangsa Avar telah datang hingga mencapai dinding batas Konstantinopel.

Kaisar Bizantium, Heraklius, telah memerintahkan agar emas dan perak yang ada di dalam gereja dilebur dan dijadikan uang untuk membiayai pasukan perang. Banyak gubernur memberontak melawan Kaisar Heraklius dan dan Kekaisaran tersebut berada pada titik keruntuhan. Mesopotamia, Cilicia, Syria, Palestina, Mesir dan Armenia, yang semula dikuasai oleh Bizantium, diserbu oleh bangsa Persia. (Warren Treadgold, A History of the Byzantine State and Society, Stanford University Press, 1997, s. 287-299.)

Pendek kata, setiap orang menyangka Kekaisaran Bizantium akan runtuh. Tetapi tepat di saat seperti itu, ayat pertama Surat Ar Ruum diturunkan dan mengumumkan bahwa Bizantium akan mendapatkan kemenangan dalam beberapa+tahun lagi. Kemenangan ini tampak sedemikian mustahil sehingga kaum musyrikin Arab menjadikan ayat ini sebagai bahan cemoohan. Mereka berkeyakinan bahwa kemenangan yang diberitakan Alquran takkan pernah menjadi kenyataan.

Firman Allah SWT itu akhirnya menjadi kenyataan. Sekitar tujuh tahun setelah diturunkannya ayat pertama Surat Ar Ruum tersebut, pada Desember 627 Masehi, perang penentu antara Kekaisaran Bizantium dan Persia terjadi di Nineveh. Dan kali ini, pasukan Bizantium secara mengejutkan mengalahkan pasukan Persia.

Beberapa bulan kemudian, bangsa Persia harus membuat perjanjian dengan Bizantium, yang mewajibkan mereka untuk mengembalikan wilayah yang mereka ambil dari Bizantium. (Warren Treadgold, A History of the Byzantine State and Society, Stanford University Press, 1997, s. 287-299.)

Akhirnya, “kemenangan bangsa Romawi” yang diumumkan oleh Allah dalam Alquran, secara ajaib menjadi kenyataan. Keajaiban lain yang diungkapkan dalam ayat ini adalah pengumuman tentang fakta geografis yang tak dapat ditemukan oleh seorangpun di masa itu.

Dalam ayat ketiga Surat Ar-Ruum, diberitakan bahwa Romawi telah dikalahkan di daerah paling rendah di bumi ini. Ungkapan “Adnal Ardli” dalam bahasa Arab, diartikan sebagai “tempat yang dekat” dalam banyak terjemahan.

Namun ini bukanlah makna harfiah dari kalimat tersebut, tetapi lebih berupa penafsiran atasnya. Kata “Adna” dalam bahasa Arab diambil dari kata “Dani”, yang berarti “rendah” dan “Ardl” yang berarti “bumi”. Karena itu, ungkapan “Adnal Ardli” berarti “tempat paling rendah di bumi”.

Yang paling menarik, tahap-tahap penting dalam peperangan antara Kekaisaran Bizantium dan Persia, ketika Bizantium dikalahkan dan kehilangan Jerusalem, benar-benar terjadi di titik paling rendah di bumi.

Wilayah yang dimaksudkan ini adalah cekungan Laut Mati, yang terletak di titik pertemuan wilayah yang dimiliki oleh Syria, Palestina, dan Jordania. “Laut Mati”, terletak 395 meter di bawah permukaan laut, adalah daerah paling rendah di bumi.

Ini berarti bahwa Bizantium dikalahkan di bagian paling rendah di bumi, persis seperti dikemukakan dalam ayat ini.

Baca Artikel Lainnya:

Manajemen Wakaf Di Indonesia

Manajemen Wakaf Di Indonesia

Manajemen Wakaf Di Indonesia

Multi-part.co.id – Di Indonesia, kegiatan wakaf dikenal seiring dengan perkembangan dakwah Islam di Nusantara. Di samping melakukan dakwah Islam, para ulama juga sekaligus memperkenalkan ajaran wakaf. Hal ini terbukti dari banyaknya mesjid-masjid yang bersejarah yang dibangun di atas tanah wakaf. Ajaran wakaf ini terus berkembang di bumi Nusantara, baik pada masa dakwah pra kolonial, masa kolonial maupun pasca-kolonial (Indonesia merdeka).

Pada masa pemerintahan kolonial

merupakan momentum kegiatan wakaf, karena pada masa itu, perkembangan organisasi keagamaan, sekolah, madrasah, pondok pesantren, mesjid yang semuanya merupakan swadaya dan berdiri di atas tanah wakaf, sehingga perkembangan wakaf semakin marak. Namun perkembangan kegiatan wakaf tidak mengalami perubahan yang berarti. Kegiatan wakaf dilakukan terbatas pada kegiatan keagamaan, seperti pembangunan mesjid, musholla, langgar, madrasah, pekuburan sehingga kegiatan wakaf di Indonesia kurang bermanfaat secara ekonomis bagi rakyat banyak.

Walaupun beberapa aturan telah dibuat oleh pemerintah

terkait dengan mekanisme ajaran wakaf ini, seperti PP Nomor 28 Tahun 1977 tentang Perwakafan Tanah Milik, akan tetapi PP ini hanya mengatur wakaf pertanahan saja, mengikuti awal perkembangan wakaf sebelumnya, yaitu wakaf selalu identik dengan tanah, dan tanah ini digunakan untuk kegiatan sosial keagamaan, seperti mesjid, kuburan, madrasah dan lain-lain.
Dalam perjalanannya, Peraturan Pemerintah ini bertahan cukup lama dan tidak ada aturan lain yang dibentuk hingga tahun 2004. Karena minimnya regulasi yang mengatur tentang perwakafan, maka tidaklah heran jika perkembangan wakaf di Indonesia mengalami stagnasi. Walaupun cukup banyak lembaga wakaf yang berdiri, akan tetapi hanya sebagian kecil lembaga wakaf (nadzir) saja yang mampu mengelola harta benda wakaf secara optimal. Sehingga dapat dikatakan bahwa perkembangan wakaf di Indonesia belum mampu memberikan konstribusi untuk meningkatkan kesejahteraan umat.

Stagnasi perkembangan manajemen wakaf di Indonesia

mulai mengalami dinamisasi ketika pada tahun 2001, beberapa praktisi ekonomi Islam mulai mengusung paradigma baru ke tengah masyarakat mengenai konsep baru manajemen wakaf tunai untuk meningkatkan kesejahteraan umat. Ternyata konsep tersebut menarik dan mampu memberikan energi untuk menggerakkan kemandegan perkembangan wakaf. Kemudian pada tahun 2002, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyambut konsep tersebut dengan mengeluarkan fatwa yang membolehkan Wakaf Uang (Waqf al Nuqud).

Fatwa MUI tersebut kemudian diperkuat oleh hadirnya UU No.41/2004 tentang Wakaf yang menyebutkan bahwa wakaf tidak hanya benda tidak bergerak, tetapi juga dapat berupa benda bergerak dan uang. Selain itu diatur pula beberapa kebijakan perwakafan di Indonesia, dari mulai pembentukan nazhir sampai dengan manajemen harta wakaf. Untuk dapat menjalankan fungsinya, UU ini masih memerlukan perangkat lain yaitu Peraturan Pemerintah dan  Peraturan Menteri Agama Tentang Wakaf Uang (PMA Wakaf Uang) yang akan menjadi juklak dalam implementasinya, serta adanya Badan Wakaf Indonesia (BWI) yang akan berfungsi sebagai sentral nazhir wakaf. Dan setelah melalui proses panjang, pada penghujung tahun 2006 terbitlah PP No.42/2006 tentang Pelaksanaan UU Wakaf. Setelah itu, pada Juli 2007 keluar Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 75/M Tahun 2007 yang memutuskan mengangkat keanggotaan BWI periode 2007-2010.

Baca Artikel Lainnya:

Beasiswa Riset di Nanyang Technological University (NTU) Singapura

Beasiswa Riset di Nanyang Technological University (NTU) Singapura

Beasiswa Riset di Nanyang Technological University (NTU) Singapura

Multi-part.co.id – Nanyang Technological University (NTU), Singapura, kembali menawarkan Nanyang President’s Graduate Scholarship (NPGS) pada tahun akademik baru. Sarjana baru atau mahasiswa semester akhir yang berniat untuk meneruskan karier riset doktoral di salah satu universitas terkemuka di Asia, segera ambil kesempatan ini.

NTU menyediakan 30 beasiswa NPGS

untuk meraih program gelar doktor (PhD). Meski penyelenggara akan mengutamakan warga Singapura, namun tidak ada batasan kewarganegaraan dalam upaya meraih beasiswa ini.

Penyelenggara akan memenuhi semua dana pendidikan sampai empat tahun, uang saku 3.200 dolar Singapura, biaya ikut serta dalam konferensi di luar negeri, tunjangan untuk penggunaan teknologi informasi sebesar 1.500 dolar Singapura, dan berhak atas hibah tahunan sebesar 500 dolar Singapura untuk berlangganan jurnal atau membeli buku, tunjangan persiapan tesis, dan mendapat prioritas untuk akomodasi kampus bersubsidi.

Untuk mendapatkannya

syaratnya Anda harus lulus S-1 dan menunjukkan kemampuan penelitian yang sangat baik. Pada saat mendaftar, Anda hanya perlu menyertakan surat keterangan dari Universitas jika Anda akan segera menyelesaikan kuliah Anda dengan hasil yang sangat baik.

Untuk mendaftar, cukup lengkapi dokumen dengan formulir aplikasi, dua lembar foto paspor terbaru, fotokopi skor TOEFL / IELTS, fotokopi skor GRE / GMAT / GATE, transkrip nilai (terjemahan dalam bahasa Inggris dan bahasa aslinya), fotokopi ijazah S-1 (terjemahan dalam bahasa Inggris dan bahasa aslinya), surat rekomendasi, serta proposal penelitian dan publikasi penelitian. Kirim melalui laman resmi beasiswa atau ke alamat kantor:

Nanyang Technological University
Student Services Centre, Lantai 3 No. 42 Nanyang Road, Singapore 639.815. 

Baca Artikel Lainnya:

Jenis-Jenis CPU atau Prosesor

Jenis-Jenis CPU atau Prosesor

Jenis-Jenis CPU atau Prosesor

PENTIUM II

Multi-part.co.id – Memperluas jajaran keluarga performa prosesor 32 byte Intel x86, mampu meningkatkan performa yang dibutuhkan untuk aplikasi dekstop pada umumnya sebaik workstation dan server. Kompatible dengan semua aplikasi yang diinstal pada DOS, Windows, OS/2, dan Linux. Pentium III menggunakan soket 370 dengan kecepatan maksimum sebesar 1,4 GHz, L1-Cache: 16 + 16 KiB, L2-Cache 256/512, dan FSB sebesar 133 MHz pada seri Tualatin.

PENTIUM IV

Adalah mikroprosesor  generasi ketujuh yang dibuat oleh Intel Corporation dan dirilis pada bulan November 2000 meneruskan prosesor pentium III. Diharapkan dapat menutup segala kelemahan yang ada pada produk sebelumnya, Gambar-gambar yang ditampilkan lebih halus dan lebih tajam. Selain itu, kecepatan memproses, mengirim atau menerima gambar juga menjadi semakin cepat. Pentium IV diproduksi dengan menggunakan teknologi 0.18 mikron. Dengan bentuk yang semakin kecil mengakibatkan daya, arus dan tegangan panas yang dikeluarkan juga semakin kecil. Kecepatan yang dimiliki adalah 20 x lebih cepat dari generasi Pentium III.

PENTIUM M

Diperkenalkan sebagai bagian dari teknologi Intel Centrino pada 12 Maret 2003. Teknologi Centrino terletak pada susunan komponen, termasuk prosesor intel Pentium M atau Celeron M, chipset Untel 885 atau 915, dan PRO/Wireless adapter yang dapat digunakan untuk membangun sistem dengan support wireless yang terintegrasi dan baterai yang tahan lama.Bekerja lebih baik daripada pentium IV. Sebagai contoh, pentium M1,6 GHz memiliki kerja yang sebanding dengan Pentium IV 2,4 GHz saat menggunakan daya yang lemah.

CELERON

Merupakan prosesor x86 dengan desain pentium. Awalnya, Celeron berbasis pada arsitektur Intel Pentium II, kemudia bermigrasi ke arsitektur Pentium III dan IV. Harga Celeron lebih murah bila dibandingkan dengan prosesor-prosesor sekelasnya. Prosesor Celereron tidak memiliki beberapa fitur yang dimiliki oleh prosesor high end (seperti dual processing atau multiprocessing). Celeron juga lebih lambat bila dibandingkan dengan Pentium sekelasnya dengan ukuran L2 cache yang lebih kecil dan kadang memiliki bus speed yang lemah. CPU Celeron biasanya dikemas dengan cara yang sama seperti prosesor Pentium II/III/IV.
Membedakan prosesor generasi Celeron dekstop sangat mudah, perbedaannya terletak pada perbedaan tipe kemasannya. Celeron dengan basis Pentium II dikemas dengan slot 1 atau PPGA plastik, Celeron dengan basis Pentium III dibuat dengan FC-PGA, dan Celeron dengan basis Pentium IV dikemas dengan 478 pin FC-PGA2.

CELERON D

Merupakan nama dagang baru bagi prosesor Celeron. CPU dengan prosesor Celeron tercepat memiliki Northwood 0.13 mikron. Prosesor Celeron D merupakan kelanjutan core Pentium IV yang memiliki core Prescott 0.09 mikron dan core Cedar Mill 0.065 mikron.
Berikut perbedaan versi antara prosesor Celeron D dengan core Prescott
– Celeron D dengan 478 pin mikro FC-PGA digunakan pada motherboard dengan soket 478. Prosesor ini memiliki fitur dasar core   Prescott dan memiliki kemampuan Excute Disable Byte atau mode eksekusi 64 byte.
– Prosesor Celeron D pertama pada 775-land FC-LGA memiliki kemampuan Excute Disable Byte.
– Celeron D yang baru pada 775-land FC-LGA memiliki kemampuan Excute Disable dan mode 64 byte.
Secara umum, prosesor Celeron D Prescott memiliki sedikit improvisasi bila dibandingkan dengan prosesor Celeron Northwood, yaitu frekuensi Front Side Bus(FSB) 33% lebih cepat, L2 cache dua kali lebih besar,dan mode 64 byte pada sebagian CPU Celeron D Prescott. Mode 65 byte juga digunakan pada prosesor Celeron D berbasis core Cedar Mill, yaitu 512 KB, sedangkan pada prosesor Celeron D Prescott hanya 256 KB.

CORE 2 Duo

Adalah prosesor keluaran Intel berkecepatan 2.400 MHz yang dirilis Intel pada bulan Juli tahun 2006. Pesaing prosesor ini adalah AMD Athlon FX 60 (Core 2 Duo unggul dengan perbedaan kinerja 15%). Dengan overclock hingga 3,4 Ghz, Athlon FX 60 hanya bisa unggul tipis dari Intel Core 2 Duo. Hal ini membuktikan bahwa Intel Core 2 Duo jauh lebih efisien bila dibandingkan dengan pendahulunya dalam mengeksekusi intruksi.
CORE 2 Quad
Prosesor keluaran Intel setelah mereka sukses dengan peluncuran Core 2 Duo. Intel Core 2 Quad sendiri merupakan hasil penggabungan 2 prosesor COre 2 Duo ber-cache L2 4 MB, sehingga Core 2 Quad memiliki cache L2 sebesar 8 MB (2 x 4 MB). Prosesor Core 2 Quad merupakan prosesor yang menarik dan menjadi pilihan yang aman untuk masa depan, walaupun saat ini masih banyak software yang belum bisa menggunakan prosesor ini.
CORE  i7
Merupakan bagian dari platform Nehalem. Prosesor ini dianggap sebagai perubahan terbesar abad ini dalam bidang arsitektur prosesor. Perubahan besar yang ada pada prosesor baru ini bila dibandingkan dengan generasi sebelumnya terdapat pada letak memory controller. Tidak seperti generasi-generasi sebelumnya, seperti pentium maupun Core 2 Duo, dimana memory controller terletak pada chipset terpisah, yaitu Northbridge. Pada Intel i7 ini memory controller terletak pada pusat prosesor itu sendiri. Fitur lain dari Core i7 adalah penambahan SSE4 extension pada instruction set, sehingga kinerja prosesor pada tataran multimedia menjadi lebih baik.
Core i3
Intel Core i3 Inside. Jenis ini memang turunan dari versi-versi sebelumnya. Hanya saja oleh Intel disederhanakan agar harga processor ini sesuai dengan budget kita.
Berbeda dengan versi sebelumnya. Versi yang satu ini memang dirancang untuk komputermen yang budgetnya kurang, tanpa harus mengurangi spesifikasi yang ada di dalamnya. Intel Core i3 memiliki 3,06 GHz/2,93 Ghz. Jumlah velocity yang cukup besar. Harga yang ditawarkan beragam. Tergantung seri atau typenya. Seperti Intel Core i3 seri 500 adalah Core i3 540/530 memiliki harga $143/$123. Atau sekitar Rp1,500,000,-. Nilai ini tak masalah apabila harga ini dibandingkan dengan versi sebelumnya yang berkisar antara 2 – 3,5 juta.

Hal yang akan Anda rasakan pada penggunaan desktop Anda apabila menggunakan Proccesor ini adalah:

  • Desktop Anda akan terasa lebih dingin dan tidak cepat panas.
  • Install program berat jadi mudah dan cepat
  • Kecepatannya seperti berjalan 4 processor core
  • Jarang akan adanya hang computer
  • Daya listrik yang Anda gunakan lebih rendah
Yang dimaksudkan bisa berjalan seperti 4 processor disini adalah Intel Core i3 ini memiliki Intel® Hyper-Threading Technologyyang bisa membuat computer kita menjadi lebih cepat.
Sayangnya dalam keluaran kali ini, Intel mengurangi spesifikasi dengan cara menghilangkan fasilitas turbo. Tapi tetap tidak masalah selagi ada fitur pengganti seperti Intel® Hyper-Threading Technology yang tetap membuat computer kita akan super cepat.
Intel Core i5

Jika Bloomfield adalah codename untuk Core i7 maka Lynnfield adalah codename untuk Core i5. Core i5 adalah seri value dari Core i7 yang akan berjalan di socket baru Intel yaitu socket LGA-1156. Tertarik begitu mendengar kata value ? Tepat ! Core i5 akan dipasarkan dengan harga sekitar US$186.
Kelebihan Core i5 ini adalah ditanamkannya fungsi chipset Northbridge pada inti processor (dikenal dengan nama MCH pada Motherboard). Maka motherboard Core i5 yang akan menggunakan chipset Intel P55 (dikelas mainstream) ini akan terlihat lowong tanpa kehadiran chipset northbridge. Jika Core i7 menggunakan Triple Channel DDR 3, maka di Core i5 hanya menggunakan Dual Channel DDR 3. Penggunaan dayanya juga diturunkan menjadi 95 Watt. Chipset P55 ini mendukung Triple Graphic Cards (3x) dengan 1×16 PCI-E slot dan 2×8 PCI-E slot. Pada Core i5 cache tetap sama, yaitu 8 MB L3 cache.
Intel juga meluncurkan Clarksfield, yaitu Core i5 versi mobile yang ditujukan untuk notebook. Socket yang akan digunakan adalah mPGA-989 dan membutuhkan daya yang terbilang cukup kecil yaitu sebesar 45-55 Watt.

AMD Athlon

Adalah seri mikroprosesor generasi ketujuh yang dibuat AMD dan merupakan pengganti dari seri K6 yang didesain oleh NexGen Corporation. AMD Athlon memiliki arsitektur mirip dengan dua buah prosesor RISC 64-byte, yaitu DEC (Digital Equipment Corporation) Alpha 21164 dan 21264. Kecepatan maksimum yang dimiliki oleh prosesor seri Athlon ini adalah 500 MHz – 2,33 GHz, dengan FSB 100 – 200 MHz.

 

AMD Opteron
Sebuah mikroprosesor 64 byte yang dirilis AMD pada tahun 2003 untuk pasar workstation. Arsitektur prosesor ini sama dengan AMD Athlon 64, yaitu AMD64. Untuk pasar workstation, AMD Opteron berusaha  menyaingi prosesor buatan Intel, yaitu Xeon dan pesaing Itanium di pasar server high-end. AMD Opteron jauh lebih baik dari prosesor Intel Xeon yang berbasis mikroarsitektur Intel NetBurst dilihat dari performance/watt-nya (kinerja yang ditunjukkan tiap watt yang digunakan), tetapi belum bisa menyaingi efisiensi prosesor Intel Itanium 2.
Baca Artikel Lainnya:

Pengaruh Hubungan Bilateral Indonesia dan Australia Terkait Kasus Imigran Ilegal

Pengaruh Hubungan Bilateral Indonesia dan Australia Terkait Kasus Imigran Ilegal

Pengaruh Hubungan Bilateral Indonesia dan Australia Terkait Kasus Imigran Ilegal

Multi-part.co.id – Masalah imigran gelap dan pencari suaka telah lama menjadi pusat perhatian Indonesia dan Australia.  Bahkan kasus ini telah lama menjadi pusat perhatian dunia internasional. Sebagaimana, Indoensia dan Austalia merupakan dua negara yang merasa palign dirugikan dengan adanya para imigran gelap yang secara massal melakukan perjalanan menuju Australia dengan terlebih dahulu menjadikan Indonesia sebagai tempat untuk transit. Faktanya hingga kini, para imigran ilegal yang berasal dari Timur Tengah, Asia Selatan dan beberapa negara yang menjadi wilayah konflik masih terus berdatangan menuju Australia.

Indonesia dan Australia terus berupaya

mencari penyelesaian atas masalah imigran ilegal dan pencari suaka yang berlangsung dalam beberapa tahun terakhir ini. Sebagai negara transit, Indonesia mengehendaki agar penyelesaiannya dilakukan melalui kesepakatan Bali Process. Sementara, Australia yang menjadi negara tujuan dengan tegas menolak kedatangan para imigran ilegal. Australia belum memiliki kebijakan yang jelas mengenai cara menolak kedatangan para imigran gelap pencari suaka di Australia. Kondisi seperti ini terus mendorong para imgiran gelap untuk terus berdatangan ke Austalia melalui Indonesia.

Indonesia dan Austalia telah terlibat dalam

kerjasama bilateral mengenai penanganan imigran ilegal dan pencari suaka sejak tahun 2001 dengan membentuk sebuah forum yang dinamakan Bali Procces. Faktor keamanan Australia dan ketakutan negara tersebut akan serbuan para imigran ilegal pencari suaka ke negaranya sangat mempengaruhi negara tersebut dalam memandang kawasan sekelilingnya. Dalam hal ini, Australia menganggap bahwa kerjasama denganIndonesia dalam penanganan masalah imigran ilegal merupakan sebuah langkah yang tepat mengingat secara geografis, letak kedua negara sangat dekat dan saling berbatasan. Adanya persepsi bahwa negara Australia akan terus menjadi daya tarik bagi para imigran ilegal pencasi suaka, maka Australia memiliki alasan yang kuat untuk menempatkan faktor keamanan nasional sebagai prioritas utama dalam menjalankan politik luar negerinya. Terkait dengan imigran ilegal dan para pencari suaka yang datang ke Australia, status negara Indonesia hanyalah sebagai negara transit. Oleh karena hal tersebut, Pemerintah Indonesia  lebih menghendaki proses penyelesaian masalah penyelundupan imigran ilegal pencari suaka ini dilakukan sebagaimana yang diatur dalamBali Procces.

Masalah imigran ilegal yang berlarut-larut

sering kali menjadikan hubungan Indonesia dan Australia mengalami pasang surut. Kondisi tersebut terkait erat dengan kebijakan politik masing-masing negara yang berkaitan erat dengan kepentingan nasionalnya. Australia sebagai negara tujuan dan Indonesia sebagai negara transit. Kerap kali Australia menghalau para imigran gelap yang berada di perairan negaranya untuk kembali ke perairan Indonesia. Kondisi demikian yang berlarut-larut tidak menutup kemungkinan dapat terjadi konflik antara Indonesia dan Australia. Seperti yang terjadi pada beberapa tahun silam, dimana Australia melakukan penyadapan terhyadap komunikasi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Kejadian tersebut telah membawa hubungan kedua negara pada level yang terendah.  Tidak lama setelah persitiwa penyadapan tersebut berlangsung, Perdan Menteri Australia juga melakukan kebijakan yang pragmatis, yaitu dengan memukul mundur para pencari suaka yang bersaha masuk ke wilayah Australia untuk kembali ke perairan Indonesia dengan menggunakan skoc yang disiapkan oleh kapal patroli Australia.

Adanya perbedaan kapasitas dari ketersediaan peralatan antara Indonesia dengan Australia menjadikan Australia selalu menyalahkan Indonesia saat imigran berhasil masuk ke Australia. Meskipun demikan, baik Indonesia maupun Australia terus melakukan kerjasama dalam pemantauan para migran ilegal yangt masuk ke Australia. Kerjasama bilateral dalam rangka penegakan hukum perlu dilakukan secara komprehensive dan berkelanjutan antara Indonesia dan Australia. Australia dan Indonesia secara rutin telah mengadakan sebuah dialog antar negara mengenai masalah yang terkait dengan imigran ilegal. Upaya lainnya yang diklakukan oleh Australia adalah dengan memberikan bantuan finansial terhadap Indonesia untuk menanggulangi para imigran ilegal yang akan datang ke Australia melalui bantuan Ausaid.

Komunikasi yang intens secara bilateral antara Australia dan Indonesia sangat penting dilakukan sebagai salah satu upaya untuk memberantas imigran ilegal. Pada Bulan Oktober tahun 2009 lalu, Perdana Menteri Australia Rudd juga mengadakan kunjungan ke Indonesia. Dalam kunjungannya, PM Australia tersebut bertemu dengan SBY guna membahasa mengenai langkah yang akan ditempuh oleh kedua negara dalam mengatasi masalah imigran ilegal pencari suaka yang jumlahnya hampir mencapai 2000 jiwa dan mencoba masuk ke Australia sejak tahun 2008. Australia sebagai negara tujuan para imigran, tidak dapat berdiri sendiri untuk menanggulangi masalah imigran ilegal yang menuju ke negaranya.  Bahkan PM Australia pada masa pemerintahan Julia Gillard membuat sebuah pernyataan bahwa Austrlia akan melakukan kerjasama dengan Indonesia beserta lembaga lainnya untuk memperkuat komunikasi perairan di wilayah perbatasan kedua negara. Untuk menanggulangi para imigran ilegal tersebut, Australia juga telah memasang sebuah alat pendeteksi yang berupa proyek komuterisasi peringatan lintas batas utama yang dinamakan sistem Cekal. Sistem Cekal sendiri merupakan sebuah sistem kerjasama antara Australia dengan Indonesia yaitu sebuah sistem yang digunakan pada kantor kedutaan, pelabuhan, dan konsulat jendral di seluruh dunia yang berfungsi untuk memeriksa nama-nama para pemohon visa. Siste ini merupakan sebuah bentuk kerjasama antara Indonesia dan Australia dalam meningkatkan keamanan perbatasan.

Menteri dari kedua negara mendukung penuh upaya tersebut seebagai langkah pengamanan perbatasan. Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk, proteksi Australia dari arus imigran ilegal yang berusaha memasuki wilayahnya. Salah satu forum kerjasama yang digagas oleh kedua negara adalah Bali Process. Yaitu sebuah forum yang fokus membahas mengenai masalah penyelundupan manusia, perdagangan manusia, dan jaringan kejahatan transnasional. Masalah imigran ilegal adalah masalah internasional, sehingga baik Australia maupun Indonesa mengangap bahwa pentingnya kerjasama antar kedua negara dalam mengatasi masalah imigran ilegal. Karena kedua negara tersebut, merupakan negara yang paling dirugikan dengan kehadiran para imigran ilegal. Secara garis besar, kerjasama yang dibangun oleh kedua pemerintah negara adalah dalam hal pertahanan, penegakan hukum, serta kerjasama antar dinas rahasia.

Diharapkan dengan adanya kerajasama bilateral antara kedua negara tersebut, Australia dan Indonesia dapat mencegah masuknya para imigran ilegal masuk ke Australia. Berbagai macam bantuan juga diberikan oleh Pemerintah Australia kepada Pemerintah Indonesia. Beberapa bantuan tersebut seperti peningkatan kapasitas dan kemampuan keimigrasian di Indonesia dna juga peningkatan kapasitas kepolisian perairan Indonesia. Isu terkait dengan imigran ilegal ini terkadang membuat suhu hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia memanas. Indonesia merupakan kunci bagi Australia dalam menyelesaikan masalah imigran ilegal.